Showing posts with label Health. Show all posts
Showing posts with label Health. Show all posts

Thursday, April 4, 2013

Kita memiliki hidung berlubang disebelah kiri dan disebelah kanan, apakah fungsinya sama untuk menghirup dan membuang nafas? Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan bedanya; sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin).

Jika sakit kepala, cobalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh. Anda merasa lelah, lakukan bolak-balik. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan segar kembali.
Sebab lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan panas, sehingga gampang sekali panas, Lubang hidung sebelah kiri mengeluarkan dingin. Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga gampang sekali marah.
Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat? Sebelah kiri atau kanan? Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.
Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa. Biasakanlah untuk selalu menerapkan terapi perrnafasan ini, tubuh Anda akan merasa sangat tenang sekali.
 

Anda mungkin kerap menyaksikan pasangan atau anggota keluarga berbicara sendiri selagi tidur. Orang biasa menyebutnya mengigau, vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.

misteri bicara tidur

Mereka yang mengalaminya umumnya tak lagi dapat mengingat apa yang terucap saat mata terpejam pulas itu. Meski, beberapa di antaranya mengalami efek lelah setelah terbangun dari tidur. Dunia medis menyebutnya sebagai parasomnia. Selain berbicara sendiri, yang termasuk kategori gangguan tidur ini antara lain berjalan dan mengompol saat tidur.

Diperkirakan 60 persen dari populasi di dunia pernah mengalami periode tersebut. "Hampir semua orang mungkin pernah mengigau, namun tak ada yang tahu penyebabnya," kata Russell Rosenberg, PhD, yang adalah ketua dari National Sleep Foundation Atlanta, seperti dikutip dari everydayhealth.com.

Berbicara saat tidur terjadi dalam beragam variasi, yang dibedakan berdasar frekuensi dan intensitasnya. Faktor penyebab paling sederhana adalah konsumsi minuman beralkohol sebelum tidur. Namun, bisa juga akibat demam tinggi, stres kejiwaan, dan pengaruh obat-obatan tertentu.

Meski pengaruh alkohol bisa menjadi pemicu, namun Rosenberg mengingatkan bahwa kalimat yang terucap saat tidur pulas bukan refleksi dari apa yang sedang terjadi dalam hidupnya. "Ada mitos bahwa rahasia dapat terungkap saat tidur, itu tidak benar, apa yang mereka bicarakan tidak ada hubungannya dengan kenyataan."

Tidur

Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement). Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, karena disertai pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata.

Meski demikian kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki, tidur jenis REM tetap terjadi di luar kesadaran. Dalam tidur jenis ini, tubuh beristirahat, tetapi otak tetap bekerja. Mimpi atau mengigau biasanya hadir di dalam tidur jenis ini.

Sedangkan tidur jenis NREM bisa dikatakan sebagai tidur nyenyak. Dalam tidur jenis ini, tidak hanya tubuh yang beristirahat, tapi juga pikiran. Tidur jenis ini dibagi menjadi dua kategori, NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.

Sumber : kosmo.vivanews.com
Pekerjaan atau aktivitas sosial lainnya tak jarang membuat manusia terpaksa mengurangi waktu tidur. Tapi tahukah anda, begadang terus menerus selama beberapa hari ternyata sangat berpengaruh secara genetik.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Surrey Sleep Research Centre di Surrey University, dipimpin oleh Prof. Derk-Jan Dijk, mengungkapkan bahwa orang yang jam tidurnya kurang dari 6 jam selama beberapa hari berturut-turut mengalami perubahan pada susunan gen yang aktif di dalam tubuhnya.

Hal tersebut terungkap dari hasil tes darah yang dilakukan terhadap individu sampel yang terdiri dari 14 pria dan 12 wanita, yang berusia antara 23 - 31 tahun.

Hasil tes darah menunjukkan bahwa pada orang yang mengalami kurang tidur, 267 gen menjadi lebih aktif, sedangkan 444 gen lainnya aktivitasnya menjadi terhambat.

Beberapa perubahan terjadi pada gen yang terkait dengan kondisi kesehatan orang tersebut. Diantaranya, perubahan aktivitas gen yang mengatur metabolisme, gen yang mengatur respon terhadap inflamasi serta gen yang berpengaruh pada stress dan penuaan.

Peneliti menduga, perubahan yang terjadi pada gen yang mengatur metabolisme bisa berpotensi menimbulkan penyakit diabetes atau obesitas. Sementara, perubahan gen yang mengatur respon terhadap inflamasi, berpotensi menyebabkan penyakit jantung.

Temuan ini mengejutkan peneliti yang terlibat. "Yang mengejutkan kami , ternyata perbedaan durasi tidur yang sangat sedikit ini memberikan perubahan yang besar," kata Dijk seperti dikutip The Guardian, Senin (25/02/2013).

"Ini mengindikasikan bahwa gangguan waktu tidur tenyata berdampak lebih besar dibandingkan sekedar membuatmu merasa lebih letih," tambahnya.

Sementara, Jim Horne, profesor psikofisiologi di Sleep Research Centre di Loughborough University memberikan argumentasi yang berbeda.

Ia mengatakan potensi bahaya dari kurang tidur yang terjadi di penduduk masa kini dan kebutuhan untuk tidur malam selama 8 jam seringkali terlalu dilebih-lebihkan.

"Hasil penelitian ini memang menjadi bukti pendukung untuk masalah tersebut, namun yang perlu diperhatikan adalah, partisipan yang terlibat dalam penelitian ini seolah 'dipaksa' mengurangi jam tidur mereka. Kondisi ini bisa menyebabkan stress pada diri mereka," katanya.

Horne menambahkan, "Kita harus hati-hati dalam mencerna hasil penelitian ini dan tidak mengeneralisasinya. Ada orang yang terbiasa tidur selama enam jam dan mereka senang dengan itu. Disamping itu, tidur bisa beradaptasi pada beberapa perubahan, dan sebaiknya dinilai berdasarkan kualitasnya, bukan sekedar kuantitasnya." 
Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka.

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google.

Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka.

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler?

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi "berolahraga jempol", Google juga menyediakan perlengkapan video game.

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis.

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir oleh Business Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana.

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka.

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex.

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek "sampingan" para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi.

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor.

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah "banyak anak banyak rezeki" tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti "menyambut anak" bagi para karyawan laki-lakinya.

Google memberikan hadiah "libur" selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir.

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum.

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?
Tak ada yang bisa lebih menggairahkan bagi pria selain melihat pasangannya lebih hot saat bercinta. Pria lebih suka perempuan yang aktif dan sesekali melontarkan kalimat yang sedikit nakal. Hal-hal di bawah ini pasti akan membuat si dia makin tergila-gila pada Anda!
1. Memanggil namanya
Sekalipun sedang bercinta, bisa jadi pikiran Anda melayang-layang ke hal lain. Misalnya, apakah anak-anak sudah tidur, atau apakah Anda sudah mematikan lampu di dapur. Pria ingin tahu bahwa Anda tidak sedang membayangkan orang atau hal-hal lain ketika Anda sedang bercinta dengannya. Karena itu, buktikan bahwa perhatian Anda hanya untuknya, dengan sekali-kali memanggil namanya. Cara ini bisa menjadi sinyal untuk memberitahunya bahwa Anda sedang membayangkan dan memikirkannya.

2. Memberinya bahasa tubuh
Jika Anda tergolong pasif dan pendiam, mungkin akan sulit untuk menggodanya melalui kata-kata. Jika Anda bukan orang yang ekspresif, pria akan mengambil insiatif dan lebih aktif untuk menggali perasaan Anda saat itu. Untuk menjawabnya, Anda bisa mengungkapkannya melalui bahasa isyarat seperti menarik tubuhnya lebih dekat, mengarahkan sentuhan tangannya pada bagian tubuh yang Anda inginkan, dan lain-lain. Bahasa ini bisa menjadi jawaban bahwa Anda juga menikmati sesi bercinta ini.

3. Fantasi Anda
Jika Anda merasa sangat percaya diri, cobalah untuk mengambil kesempatan ini untuk mengungkapkan fantasi-fantasi Anda yang terdalam. Pernyataan Anda akan membantu mereka untuk mengetahui apa keinginan Anda. Cara ini juga akan membantu Anda untuk mewujudkan fantasi Anda, sehingga momen bercinta menjadi lebih memuaskan. Bukan tak mungkin, orgasme yang selalu Anda dambakan akan tercapai!

4. Kata-kata nakal
Bukan hanya variasi gaya dan lokasi berbeda saja yang bisa meningkatkan gairah bercinta si dia. Kata-kata nakal yang terlontar dari mulut Anda ternyata bisa membakar gairah bercintanya. Atau, ungkapan bahwa Anda merasa nyaman dengan sentuhannya, dan puas dengan sesi bercinta saat itu. Berikan pujian mengenai aksinya, ciumannya, atau tubuhnya yang masih terawat. Bisikkan juga kata-kata provokatif lainnya akan membuat gairahnya makin meluap-luap. Kalau sudah tak punya tenaga untuk mengatakan semua hal tersebut, cukup berikan rintihan atau desahan nafas yang kuat saat Anda mencapai klimaks. Ia pasti akan menyusul Anda secepatnya!
Kondom digadang-gadang oleh pemerintah sebagai benda yang dapat menekan risiko serta mencegah penularan HIV melalui hubungan seksual. Selain itu, penggunaan kondom juga dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan penularan penyakit kelamin.

Melihat fungsi kondom yang begitu penting, maka penting juga menyadari ketepatan penggunaan kondom untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan dari berhubungan seks. Agar penggunaannya tetap efektif, maka hindarilah kesalahan-kesalahan berikut:

1. Tidak memperhatikan kerusakan pada kondom

Meskipun sedang keadaan terangsang secara seksual, logika juga perlu tetap berjalan. Periksa keadaan kondom dengan seksama. Kerusakan, biasanya kebocoran, pada kondom justru akan menjadikan penggunaan kondom tidak efektif. Kerusakan kondom seringkali terjadi akibat kesalahan saat membuka kemasan kondom.

2. Terlambat menggunakan kondom

Seringkali pria baru menggunakan kondom saat hubungan seks sudah terjadi. Dengan melakukan ini maka penularan penyakit mungkin sudah terjadi. Maka pastikan Anda menggunakan kondom sebelum hubungan seks terjadi.

3. Melepas kondom lebih awal

Selagi masih melakukan hubungan seksual, jangan dulu melepas kondom. Kondom harus dipakai lebih awal hingga aktivitas bercinta benar-benar selesai. Apabila Anda terlalu buru-buru melepas kondom, Anda sama saja seperti berhubungan seks tanpa kondom.

4. Menggunakan kondom yang sama
berulang

Terkadang ada pria yang menggunakan kondom lebih dari satu kali. Padahal hal ini dapat meningkatkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan. Penggunaan kondom berulang akan mengurangi efektivitas kondom tersebut.

5. Gagal menghilangkan udara di ujung kondom

Ketika menggunakan kondom, pastikan untuk menghilangkan udara di ujung kondom sehingga sperma dapat tertampung sempurna. Jika tidak maka kondom bisa rusak selama ejakulasi.

6. Salah menyimpan kondom


Kondom perlu disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Salah menyimpan kondom akan menyebabkan kondom rusak dan berkurang efektivitasnya.

7.  Memilih kondom dengan aroma atau rasa

Menggunakan kondom yang memiliki aroma atau rasa mungkin akan memberikan sensasi berbeda. Tetapi ada beberapa ahli berpendapat  penggunaan kondom yang ditambahkan rasa tertentu memiliki risiko. Pasalnya, sebagian besar kondom jenis ini mengandung gula yang dapat menyebabkan infeksi yeast. Meskipun vagina memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dari bakteri, namun bahan kimia asing dapat menyebabkan risiko serius.

8. Tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa

Kondom juga memiliki batas kedaluwarsa, biasanya lima tahun.

9. Terbalik memakai kondom

Bahkan memakainya di dua sisi dengan pemakaian berulang. Hal ini sama saja dengan Anda tidak menggunakan kondom karena tetap dapat menularkan penyakit bahkan kehamilan yang tidak diinginkan.

10. Salah membuka kemasan kondom

Jangan buka kondom dengan kuku, gigi, dan benda tajam lainnya, karena hal ini dapat memperbesar kemungkinan kondom bocor.
Bila Anda termasuk orang yang punya masalah dengan perut dan pencernaan, misalnya sering merasa kembung, sendawa, atau pun buang angin, sebaiknya waspada. 
Bisa jadi itu tanda Anda kekurangan enzim pencernaan. Perut yang terasa penuh akibat timbulnya gas berlebihan di dalam sistem pencernaan, baik di dalam lambung, usus halus dan usus besar kerap kali dianggap sebagai problem atau gejala sakit maag.
"Kekurangan enzim atau yang sering juga disebut sindrom malabsorsi, terjadi akibat pola hidup dengan makan tidak seimbang," jelas Dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, Dokter spesialis penyakit dalam dan Gastroenterologi dari FKUI RS. Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Proses penyerapan dan pencernaan makanan terganggu, karena sejumlah enzim untuk memecah bahan makanan itu tidak cukup. Sebagian bahan makanan yang masuk tubuh akan terbuang percuma. 
Jika seseorang terkena sindrom malabsorsi, secara perlahan tubuh mengalami kurang gizi kronis, meski telah makan sesuai aturan '4 sehat 5 sempurna'. Tubuh menjadi rentan terkena penyakit. Gampang flu dan sakit-sakitan. 
"Minum aneka suplemen vitamin dan mineral tidak membantu, karena yang dibutuhkan sebenarnya adalah enzim yang membantu percernaan menyerap zat-zat makanan," tambahnya.
Untuk mengenali apakah Anda terkena sindrom malabsorsi cukup mudah. Yaitu, selain mengalami gejala-gejala mirip penyakit maag, penderitanya juga sering bersendawa dan buang angin (kentut), gampang terkena diare dan sering terdengar dari dalam perut suara usus 'kriuk-kriuk' seperti orang kelaparan. Untuk pastinya bisa konsultasi ke dokter.
Dokter akan memeriksa feses (kotoran) apakah ditemukan adanya lemak, protein atau karbohidrat. Jika ada, itu tandanya Anda terkena sindrom malabsorsi.
Untuk mendukung hal itu akan dilakukan pemeriksaan enzim darah. Faktor penyebab gangguan enzim, bisa genetika, faktor usia akibat organ tubuh yang menua atau bisa juga disebabkan perubahan gaya hidup yang membuat kerja pankreas sebagai penghasil enzim pencernaan tidak optimal.
Tubuh membutuhkan sejumlah enzim untuk memproses makanan dalam saluran cerna. Enzim amilase untuk memecah amilum (karbohidrat), enzim laktase untuk mengurai laktosa, enzim lipase untuk memecah lemak (lipid) di usus halus menjadi gliserol dan asam lemak.
Enzim pepsin untuk memecah protein di lambung serta enzim tripsin dan kimotripsin (enzim pankreas) yang memecah protein. Enzim merupakan protein berbentuk bundar yang diperlukan untuk reaksi kimia di dalam tubuh. Sebagian kecil enzim diproduksi di kelenjar liur di bagian mulut.
Jika tubuh kekurangan enzim, perut berontak saat mengonsumsi makanan tertentu. Itu sebabnya penderita mudah terkena diare. Kebanyakan enzim pencernaan diproduksi oleh pankreas. 
Di dalam tubuh terdapat dua golongan enzim, yaitu enzim pencernaan yang berfungsi sebagai katalisator dan enzim metabolisme yang bertanggungjawab untuk menyusun, memperbaiki dan membentuk kembali sel-sel dalam tubuh. 
Kurangnya satu jenis enzim umumnya disertai oleh kurangnya enzim yang lain. Gangguan kekurangan enzim yang kronis dapat menyebabkan kekurangan gizi, berat badan berkurang dan daya tahan tubuh juga menurun. 
Untuk mengatasi masalah kekurangan enzim ini, lakukan diet terutama mengurangi makanan yang berlemak, keju serta coklat. Selain itu, banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai gudang produksi 'enzim'.

The health recommendation to drink six to eight glasses of water a day is “thoroughly debunked nonsense,” a doctor wrote this week in a commentary in the British Medical Journal.

Many health departments and organizations tout the need to drink that much water every day, but there is no high-quality scientific evidence to support the recommendation, wrote Dr. Margaret McCartney, a general practitioner based in Scotland.

Some organizations backed by bottled-water makers — such as Hydration for Health, created by the makers of Volvic and Evian — say that it’s important to drink 1.5 to 2 liters (about 6 to 8 cups) of water a day, and that being even mildly dehydrated plays a role in disease development, McCartney wrote.

However, no such claims have ever been confirmed in studies, she said, and drinking too much water can actually be dangerous by causing low blood sodium levels (a condition called hyponatraemia) and exposing people to pollutants in the water.

“People still think that we’re all going to die or our kidneys will shrivel up if we don’t drink eight cups of water a day,” McCartney told Postmedia News. “From what I can see, there’s never been any evidence in the medical literature about it.”

The first recommendation to drink six to eight glasses of water a day has been traced back to a 1945 U.S. research paper, but even that isn’t for certain, Postmedia News reported.

The Guardian reported that humans’ thirst mechanisms are so sophisticated that if our bodies are in need of water, they’ll let us know by making us thirsty.

You got the pale-is-the-new-tan memo years ago and have the sun smarts to prove it. Skin cancer is the most common cancer in the United States, and women age 39 and under have a higher probability of developing its most serious form, melanoma, than they do any other invasive cancer except breast cancer.

Yep; knew that. Slather on waterproof sunscreen before you exercise, sport floppy broad-brimmed hats at the beach, stay out of midday rays, and steer clear of tanning beds. Check; do all that. Still, despite your savvy and diligence, there’s a new stealth skin saver you may be missing: your diet.

“The research is preliminary but promising,” says Karen Collins, RD, clinical dietitian and nutrition adviser for the American Institute for Cancer Research in Washington, D.C. “In addition to limiting your sun exposure, eating certain foods may help reduce your risk.”